Produksi Vaksin Poliovirus yang Dibuat Tidak Aktif (IPV)
Jan.15.2026
Latar Belakang
Klien berfokus pada produksi skala besar Vaksin Poliovirus yang Dinonaktifkan (IPV). Proses intinya melibatkan kultur sel Vero untuk mencapai proliferasi virus.
Dalam metode produksi tradisional, klien menghadapi tantangan seperti pertumbuhan sel yang tidak konsisten dan hasil virus yang tidak stabil. Masalah-masalah ini tidak hanya mengurangi kualitas vaksin, tetapi juga membatasi efisiensi produksi. Untuk memastikan keamanan vaksin dan meningkatkan kapasitas manufaktur, diperlukan solusi produksi yang lebih andal dan kuat.


Solusi
Klien memperkenalkan sistem bioreaktor kami, membentuk proses produksi hulu yang lengkap mulai dari kultur sel hingga panen virus:
1. Penaburan Sel: Bioreaktor secara tepat mengontrol suhu dan kondisi gas, memungkinkan sel menempel pada permukaan dengan cepat dan seragam. Hal ini secara signifikan meningkatkan efisiensi penaburan sel dan tingkat kelangsungan hidup.
2. Kultur Sel: Dengan memanfaatkan pasokan nutrisi yang efisien dan kontrol lingkungan dari sistem, sel mencapai kepadatan tinggi dalam waktu lebih singkat tanpa perlu intervensi manual yang rumit.
3. Amplifikasi Virus: Setelah infeksi, sistem mempertahankan kondisi optimal dalam periode panjang, mendukung replikasi dan panen virus yang stabil serta menyederhanakan alur kerja operasional.
Hasil
Peningkatan Hasil Viral: Titer virus yang dipanen sepenuhnya memenuhi persyaratan proses inaktivasi berikutnya, memberikan dasar yang kuat untuk produksi antigen vaksin.
Stabilitas Proses yang Ditingkatkan: Variasi antar batch produksi telah berkurang secara drastis. Hal ini menurunkan risiko produksi dan memastikan proses memenuhi standar ketat yang diperlukan untuk manufaktur vaksin.
|
Produk yang Direkomendasikan |
|||
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
| Bioreaktor Mikrokarier | Bioreaktor Cakram Serat | Sistem CIP | Sistem Inaktivasi Gas Buang yang Mengandung Virus Hidup |



